Ribuan Emak-Emak Ponorogo Jalan Sehat Pakai Kebaya Untuk Hari Ibu

Ribuan emak-emak mengikuti jalan mengenakan kebaya di Ponorogo.

Ribuan Emak-Emak Ponorogo Jalan Sehat Pakai Kebaya Untuk Hari Ibu Para peserta jalan sehat peringatan Hari Ibu 2019 mengenakan kebaya di Alun-alun Ponorogo, Jumat (20/12/2019). (Istimewa-Pemkab Ponorogo)

    Madiunpos.com, PONOROGO -- Belasan ribu orang mengikuti jalan santai memperingati Hari Ibu ke-91 di Ponorogo, Jumat (20/12/2019). Uniknya, sebagian besar peserta yang didominasi perempuan mengenakan kebaya saat mengikuti jalan sehat itu.

    Peserta yang diperkirakan mencapai 15.000 orang dalam kegiatan jalan sehat itu memenuhi jalanan di Ponorogo. Rute jalan sehat itu mulai di Jl. K.H. Hasyim Asyari, Jl. Jenderal Sudirman, Jl. H.O.S. Cokroaminoto, Jl. Jaksa Agung Soeprapto, dan kembali ke Alun-alun Ponorogo.

    Dikutip dari siaran pers Pemkab Ponorogo, ribuan peserta jalan sehat ini kemudian dihibur grup orkes melayu dan sejumlah penyanyi. Peserta pun hanyut dengan suasana kemeriahan itu.

    Dari Mimpi Aneh, Warga Jombang Temukan Reruntuhan Rumah Bangsawan Majapahit

    Terlebih saat Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni bersama istrinya Sri Wahyuni naik ke panggung dan bernyanyi. Dalam kegiatan itu, Pemkab Ponorogo menyediakan doorprize berupa dua tiket umrah, dua sepeda motor, dan puluhan doorprize lainnya.

    Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo, Sri Wahyuni, mengatakan Hari Ibu perlu diperingati karena ibu memiliki peran yang sangat besar bagi setiap manusia di bumi ini. Ibu memiliki peran untuk mengurus suami, anak, dan orang tuanya.

    "Untuk itu, anak-anak yang punya ibu, ibu-ibu yang punya ibu, dan bapak-bapak yang punya ibu agar terus menghormati, menghargai, dan menyayangi ibunya. Karena dari beliaulah kita semua dilahirkan dan dibesarkan. Doakan dan selalu berbaktilah," ujarnya.

    Janji PT RUM Sukoharjo Bikin Mesin Pengurai Limbah Udara, Warga: Telat!

    Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, menyampaikan sebagai manusia yang berakhlak dan beriman harus mengingat kehadirannya di dunia ini adalah karena ibu. Untuk itu, ibu harus dihormati dan ditaati.

    “Kita ini dibesarkan oleh ibu kita. Semua saja, siapa pun itu. Maka, kita harus hormat, taat takzim, dan berbakti kepada ibu kita. Tidak ada sukses kalau tidak ada ibu,” kata Ipong.



    Editor : Suharsih

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.