Tak Lagi Merah, Peta Kota Surabaya Jadi Hitam, Apa Artinya?

Kota Surabaya kini tak lagi berstatus zona merah, melainkan zona hitam.

Tak Lagi Merah, Peta Kota Surabaya Jadi Hitam, Apa Artinya? Peta Kota Surabaya yang menghitam. (infocovid19.jatimprov.go.id)

    Madiunpos.com, SURABAYA — Kota Surabaya tak lagi berstatus zona merah Covid-19 di Jawa Timur, melainkan zona hitam. Hal ini lantaran jumlah kasus Covid-19 di Ibu Kota Provinsi Jatim itu yang “luar biasa”, yakni mencapai 2.633 orang per Senin (1/6/2020).

    Hal ini bisa dilihat dari peta sebaran Covid-19 di Jatim di situs resmi Pemprov Jatim, http://infocovid19.jatimprov.go.id/ . Meski terlihat jelas warna hitam pada peta Surabaya, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyebutnya berwarna merah tua.

    “Tadi ada yang tanya kok masuk hitam, kenapa di Surabaya kok masuk hitam, itu merah tua. Yang bikin pewarnaan ini mas dokter Jibril, jadi ada warna-warna merah tua, ada merah marun, dan merah-merah biasa,” terang Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Senin malam, seperti dilansir okezone.

    Kerap Diganggu Makhluk Halus, Santri Ponpes Temboro Asal Sulawesi Barat Kabur dari RS

    Sedangkan daerah yang angka pasien Covid-19 berjumlah 513 sampai 1.024 warnanya merah marun. Sementara daerah yang jumlah pasien Covid-19 berada di bawah angka 513 berwarna merah biasa.

    Menurut Khofifah, sebetulnya warna itu muncul dari angka yang terkonfirmasi Covid-19. Sehingga bisa dilihat berapa angka yang terkonfirmasi positif covid-19 dari warnanya.

    “Kalau misalnya Sidoarjo 513 sampai 1024, maka warnanya semakin tua. Kalau angka di atas itu, maka warnanya merah tua sekali. Kenapa ada perbedaan warna, karena melihat perbedaan secara kuantitatif, jadi yang terkonfirmasi positif di masing-masing daerah,” papar Khofifah.

    Tinggal 2 dari 15 kecamatan di Kabupaten Madiun yang Masih Hijau, Ini Dia

    Perincian Covid-19 Jatim

    Sementara jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 di Jatim hingga Senin sudah mencapai 699 orang. Ada penambahan 45 pasien dibandingkan data sehari sebelumnya. Ke 45 orang itu sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit.

    “Saya rasa ini kerja sangat keras, sangat luar biasa yang sudah dilakukan para tenaga kesehatan kita, para dokter, para perawat dan semuanya,” kata Gubernur.

    Jumlah pasien corona positif terjangkit virus corona di Jatim 4.920 orang, dengan jumlah kematian 418 orang. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 6.687 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) 24.737 orang.

    Waduh, Ada 127 Anak di Kota Surabaya Positif Covid-19

    Khofifah menambahkan, pihaknya berpesan kepada masyarakat agar tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19. Seperti tetap berada di rumah, jika terpaksa keluar rumah harus memakai masker.

    Kemudian melakukan physical distancing dan social distancing, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Sebab sampai saat ini vaksin untuk Covid-19 masih belum ada.



    Editor : Kaled Hasby Ashshidiqy

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.