Wow! Sudah 10 Hari Dikeruk, Sampah di Sungai Pasuruan Belum Habis

Selama bertahun-tahun warga terbiasa membuang sampah ke sungai karena tidak ada TPS.

Wow! Sudah 10 Hari Dikeruk, Sampah di Sungai Pasuruan Belum Habis Sebuah ekskavator sedang mengeruk sampah (Detik.com)

    Madiunpos.com, PASURUAN — Masih ingat sungai penuh sampah di Pasuruan? Proses pengerukan sampah sungai di Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan terus dilakukan.

    Namun proses pengerukan sampah yang menutupi sungai sampai saat ini belum selesai. Padahal pengerukan sudah dilakukan sejak Kamis (25/6/2020) dan dijadwalkan tuntas dalam sepekan. Namun hingga hari ke-10, karena banyaknya sampah proses pengerukan belum rampung.

    “Yang di selatan sebagian sudah bersih. Saat ini dilakukan pengerukan tanah di muara,” kata Camat Lekok, Fauzan, Sabtu (4/7/2020).

    Waduh, Sungai di Pasuruan Dipenuhi Sampah, Ada Kasur dan Televisi

    Pengerukan tanah di muara untuk memperdalam sungai. Sehingga sampah dari selatan bisa terbawa arus ke muara. “Di muara dikeruk tanahnya biar dalam agar sampah yang dari sungai bisa masuk ke muara, baru diambil. Kalau nggak gitu nggak bisa jalan,” terang Fauzan.

    Fauzan belum memastikan kapan sungai bersih dari sampah. Pengerukan dilakukan setiap hari. Sampah yang dikeruk dari sungai diangkut truk-truk kemudian dibawa ke TPA.

    “Belum tahu kapan selesai. Pokoknya dikerjakan sampai selesai,” pungkasnya.

    Mengejutkan, Tukang Becak di Pasuruan Meninggal Dengan Posisi “Sujud”

    Sungai di Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, tertutup sampah, selama bertahun-tahun. Warga terbiasa membuang sampah ke sungai karena tidak ada TPS.

    Sampah yang ada di sungai tersebut berasal dari warga Desa Tambak Lekok dan desa lain di sisi selatan, seperti Jatirejo, Tampung, Branang, dan Balonganyar.

    Hendak Rapid Test, Perempuan di Kota Pasuruan Malah Nangis

    Sampah yang menutup sungai berasal dari limbah rumah tangga seperti plastik, kertas, popok, kain, bahkan banyak terdapat kasur, bantal hingga televisi. Selain itu, kotoran sapi juga dibuang ke sungai.



    Editor : Arif Fajar Setiadi

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.