2 Siswa SMP Bernardus Madiun Positif Covid-19, PTM Dihentikan Sementara
Dua siswa di SMP Santo Bernardus Kota Madiun terkonfirmasi positif Covid-19.

Madiunpos.com, MADIUN -- Dua siswa di SMP Santo Bernardus Kota Madiun terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini sekolah tersebut untuk sementara ditutup dan pembelajaran dilakukan secara daring.
Setelah diketahui ada dua siswa dari kelas VII dan IX, petugas kesehatan kemudian melakukan tracing dan testing terhadap seluruh kontak erat. Ada 51 orang yang dites menggunakan rapid test antigen. Hasilnya ada sepuluh orang yang ternyata positif antigen.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menyampaikan kedua siswa di sekolah tersebut terpapar Covid-19 bukan dari klaster sekolah. Sebelumnya, orang tua dari kedua siswa yang merupakan adik-kakak itu memiliki riwayat dari luar kota. Orang tua siswa tersebut sudah terkonfirmasi positif Covid-19.
“Jadi orang tuanya punya riwayat dari luar kota. Naik pesawat turun di Juanda [bandara],” kata dia, Selasa (8/2/2022).
PT KAI Beri Reduksi Tarif Bagi 4 Kelompok Penumpang Ini
Dia menuturkan untuk saat ini kegiatan pembelajaran tatap muka di SMP Santo Bernardus dihentikan terlebih dahulu. Para siswa di sekolah tersebut kembali melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dari rumah.
Lismawati menyampaikan sampai saat ini PTM di Kota Madiun masih 50%. Hal ini karena melihat perkembangan kasus Covid-19 dan pertimbangan vaksinasi anak belum selesai.
“Untuk vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun itu kan belum selesai. Dosis kedua ini masih berjalan,” ujar dia.
Kecelakaan Maut Sebabkan 2 Orang Meninggal, Sopir Kereta Kelinci di Madiun Jadi Tersangka
Pembelajaran jarak jauh di SMP Santo Bernardus bakal dilaksnakan selama sepekan. Namun, ketika dari 10 orang hasil tracing dinyatakan positif PCR, maka PJJ akan dilaksankan selama dua pekan.
Pantauan di kompleks sekolah Santo Bernardus yang ada di Jl. A. Yani, Kota Madiun, Selasa, tidak ada aktivitas siswa ke sekolah. Sekolah tersebut tampak sepi dan hanya ada beberapa orang yang berada di sekolah tersebut.
Editor : Abdul Jalil
Baca Juga
- Jos! Pemkot Beri Beasiswa Kuliah S1 Bagi Puluhan Narapidana Lapas Madiun
- Pembangunan Replika Monas di Alun-alun Madiun Dikritik, Ini Tanggapan Wali Kota
- Pendaftar Membeludak, Pemkot Madiun Pilih 160 Pemuda untuk Pelatihan Berbasis Kompetensi
- Tragis! Guru SMPN di Madiun Hukum Siswa Lari di Lapangan hingga Kakinya Melepuh
- Delegasi dari Bangladesh & Kenya di Madiun Sepekan untuk Belajar soal Kesehatan
- Tata Kawasan Kota, Pemkot Madiun Relokasi Puluhan PKL ke Lapak UMKM Rimba Dharma
- Bentuk Perhatian kepada Warga Lansia, Wali Kota Madiun Bagikan Kursi Roda
0 Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.