3 Klaster Jadi Sumber 25 Kasus Baru Covid-19 di Probolinggo

Mereka terbagi dalam tiga klaster, yakni klaster pasar, klaster pemudik, dan klaster tenaga kesehatan.

3 Klaster Jadi Sumber 25 Kasus Baru Covid-19 di Probolinggo Ilustrasi: Pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh. (Antaranews.com)

    Madiunpos.com, PROBOLINGGO — Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo bertambah 25 orang. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto mengatakan tambahan berasal dari tiga klaster.

    “Hari ini jumlah warga yang terkonfirmasi positif bertambah 25 orang. Sehingga total warga Probolinggo yang terinfeksi virus corona sebanyak 116 orang,” katanya di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (4/6/2020) malam.

    Menurutnya, tambahan 25 orang positif Covid-19 itu berasal dari Kecamatan Krejengan sebanyak dua orang, Kecamatan Kuripan empat orang. Kemudian dari Kecamatan Maron delapan orang, Kecamatan Paiton tiga orang, dan Kecamatan Sumberasih dua orang.

    Hasil Rapid Test Reaktif, 100 Warga Surabaya Langsung Dikarantina

    Kemudian di Kecamatan Besuk satu orang, Kecamatan Krucil satu orang, Kecamatan Gending satu orang. Selanjutnya dari Kecamatan Sumber satu orang, Kecamatan Banyuanyar satu orang dan Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, satu orang.

    “Mereka terbagi dalam tiga klaster, yakni klaster pasar, klaster pemudik, dan klaster tenaga kesehatan. Mereka dinyatakan terinfeksi virus corona jenis baru setelah hasil swab dari BBTKL Surabaya dinyatakan positif,” tuturnya.

    Terdampak Covid-19, Keluarga Bayi Hidrosefalus di Madiun Belum Tersentuh Bansos Pemerintah

    Secara rinci tercatat klaster pasar sebanyak 13 orang yang berasal dari Pasar Paiton, Pasar Maron dan Pasar Muneng, Kecamatan Sumberasih. Kemudian klaster tenaga kesehatan sebanyak dua orang dari Puskesmas Kuripan. Klaster pemudik sebanyak 10 orang yang baru datang dari beberapa daerah.

    “Alhamdulillah, 25 orang yang positif COVID-19 itu kondisinya sehat walafiat. Mereka diketahui positif terinfeksi corona dari hasil program tes cepat massal yang dilaksanakan oleh Pemkab Probolinggo,” katanya.

    Kontak Erat

    Selanjutnya yang reaktif dilakukan pemeriksaan swab dan hasilnya terkonfirmasi positif yang dikeluarkan Kamis, dari BBTKL Surabaya. Sehingga puluhan warga itu diminta isolasi mandiri di rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo.

    Unik, Physical Distancing di Traffic Light di Tuban Mirip MotoGP

    “Tracking sudah dilakukan mulai hasil tes cepatnya yang reaktif dan kontak-kontak erat dari mereka yang saat ini positif Covid-19. Sudah dilacak semua dan fokusnya kepada kontak eratnya,” ujarnya.

    Berdasarkan data Gugus Tugas tercatat jumlah pasien positif Covid-19 menjadi 116 orang. Rinciannya, 39 orang masih dirawat, 75 orang sembuh, dan dua orang meninggal dunia.

    Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 61 orang, empat orang masih diawasi, 38 orang sudah selesai diawasi, dan 19 orang meninggal dunia.  Sementara orang dalam pemantauan (ODP) jumlahnya 479 orang. Rinciannya67 dipantau, 406 orang sudah selesai dipantau, dan enam orang meninggal dunia.



    Editor : Arif Fajar Setiadi

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.