Longsor Terjang 6 Desa di Trenggalek, Tutup Jalan dan Rusak Rumah Warga

Lokasi tanah longsor tersebut rata-rata berada di lereng perbukitan dan tebing curam.

Longsor Terjang 6 Desa di Trenggalek, Tutup Jalan dan Rusak Rumah Warga Tanah longsor tutup jalan di Trenggalek (Detik.com/Istimewa)

    Madiunpos.com, TRENGGALEK -- Tanah longsor akibat hujan deras secara sporadis menerjang enam desa di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Akibatnya beberapa rumah warga rusak dan jalan desa tertutup material longsor.

    Kasubbag Dokpim Setda Trenggalek Benny Wijaya mengatakan bencana longsor tersebut terjadi di enam desa. Yakni Desa Bangun, Besuki, Bendoroto, Karangturi, dan Desa Craken, Kecamatan Munjungan. Kemudian Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo. Material longsor menimpa empat rumah warga dan tiga titik jalan desa tertutup.

    "Untuk kerusakan rumah bervariasi, ada yang temboknya jebol, namun ada yang hanya menimpa saja dan rusak ringan," kata Benny, Minggu (31/5/2020).

    Puluhan Rumah di Malang Selatan Tergenang Air, Ini Penyebabnya

    Terkait kejadian tersebut masyarakat sekitar lokasi kejadian bersama aparat terkait bergotong royong untuk membersihkan material tanah dan batu yang longsor.

    Sebagian besar pembersihan telah selesai Minggu. Sedangkan beberapa harus dilanjutkan Senin (1/6/2020), mengingat banyaknya material longsor.

    Keluarkan 17 Kali Letusan, Status Gunung Semeru Jadi “Waspada”

    "Peristiwa longsor ini terjadi akibat intensitas curah hujan semalam yang cukup tinggi. kondisi itu mengakibatkan tebing yang ada di sekitar perkampungan warga menjadi labil dan longsor," imbuhnya seperti diberitakan Detik.com.

    Benny menambahkan, lokasinya tanah longsor tersebut rata-rata berada di lereng perbukitan dan tebing curam, sedangkan rumah warga berada tepat di bawah tebing.

    Aksi Berbahaya, Pria Berenang di Danau Kawah Ijen Evakuasi Jenazah Temannya

    "Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat curah hujan tinggi, terlebih yang rumahnya di dekat tebing. Kalau dirasa berbahaya usahakan untuk mengungsi dulu ke tempat yang aman," tandasnya.



    Editor : Arif Fajar Setiadi

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.