2 Orang dari Keluarga yang Meninggal Diduga Covid-19 Jalani Uji Swab

Satu keluarga, ayah, ibu, dan anak bersama janinnya di Surabaya meninggal diduga terpapar Covid-19.

2 Orang dari Keluarga yang Meninggal Diduga Covid-19 Jalani Uji Swab Warga di gang ini dirapid test setelah ada tiga warganya yang meninggal diduga Covid-19. (Detik.com)

    Madiunpos.com, SURABAYA — Keluarga di Surabaya yang tiga anggotanya meninggal diduga positif Covid-19 meninggalkan dua anak di rumah. Lantas bagaimana kondisi mereka setelah peristiwa tersebut.

    DW, anak bungsu dari keluarga tersebut mengatakan bahwa dirinya baru saja menjalani swab di RSU dr Soetomo Surabaya. Kini, ia sedang isolasi mandiri.

    “Tadi pagi sudah swab di Soetomo diarahkan oleh Gugus Tugas Jatim. Sekarang saya lagi isolasi mandiri di rumah,” kata DW, Jumat (5/6/2020).

    Cerita Duka, Satu Keluarga di Surabaya Meninggal Diduga Covid-19

    Selain dirinya, ada keponakan DW yang diswab di RSU dr Soetomo. Keponakan tersebut adalah anak dari kakak kedua DW yang sebelumnya sudah menjalani tes swab.

    “Kakak saya yang kedua sudah swab sebelumnya. Sementara suami dari kakak saya yang meninggal beserta anaknya juga sudah swab dan sekarang isolasi di hotel,” terangnya.

    Update Covid-19 Jatim, Pasien Sembuh Ada 154 Orang

    Sementara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Makhyan Jibril membenarkan bahwa anggota keluarga tersebut telah menjalani swab di RSU dr Soetomo.

    “Sudah diswab, untuk keluarganya kita swab di Soetomo. Insyaallah kalau tidak malam ini atau besok hasil swab akan keluar. Sementara sekarang masih di rumah isolasi mandiri,” jelasnya seperti diberitakan Detik.com.

    Dokter Umum di Bojonegoro Positif Corona, Harus Berpisah Dengan Anaknya

    Sebelumnya diketahui, satu keluarga di Surabaya meninggal karena terpapar Covid-19. Ayah dan ibu di keluarga tersebut meninggal dengan status PDP sementara anak pertama dari keluarga tersebut meninggal terkonfirmasi positif Corona. Selain itu, janin delapan bulan yang dikandung anak pertama juga ikut meninggal.



    Editor : Arif Fajar Setiadi

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.