Pemkab Gresik Gandeng Dewan Masjid Susun Protokol New Normal

Pemkab Gresik juga mengundang Kementerian Agama Kabupaten Gresik dan perwakilan dari beberapa perusahaan

Pemkab Gresik Gandeng Dewan Masjid Susun Protokol New Normal Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto (kanan). (Antaranews.com)

    Madiunpos.com, GRESIK — Pemerintah Kabupaten Gresik menggandeng Dewan Masjid untuk menyusun protokol normal baru bagi 2.207 masjid di wilayah itu. Karena menjelang berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ketiga di wilayah Surabaya Raya.

    Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di Gresik, Jumat (5/6/2020), mengharapkan daerahnya bisa melaksanakan normal baru lebih awal. Sehingga perlu dirancang persiapannya dengan penegakan protokol kesehatan (PPK).

    “Nantinya akan kami usulkan kepada Gubernur Jatim tentang gagasan pembatasan yang kami rancang. Berupa penegakan protokol kesehatan yang kita lakukan, ini sebagai pengganti PSBB. Sejatinya, kita telah melaksanakan normal baru lebih awal,” kata Sambari usai rapat Koordinasi Forkopimda di Ruang Mandala Bakti Praja.

    Wali Kota Madiun Siapkan Anggaran Bansos Covid-19 Sampai Akhir Tahun

    Selain menggandeng Dewan Masjid, pemkab juga mengundang Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Juga perwakilan dari beberapa perusahaan serta beberapa perwakilan kelompok organisasi keagamaan.

    “Dalam kerja sama itu, saya meminta kesepakatan melalui pakta integritas, termasuk dari Dewan Masjid, Kementerian Agama serta seluruh perwakilan perusahaan yang ada di Gresik,” kata Sambari seperti diberitakan Antaranews.com.

    Pemkab Gresik, kata dia, juga akan merancang perusahaan tangguh Covid-19 bersama Apindo melalui pakta integritas PPK, tujuannya agar beberapa perusahaan yang selama ini terhenti bisa beroperasi kembali, namun dengan protokol kesehatan.

    Cerita Duka, Satu Keluarga di Surabaya Meninggal Diduga Covid-19

    Sebelumnya, Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan sejak awal pembukaan tempat kerja pada 2 Juni 2020 masih banyak perusahaan di Jatim yang tidak memperhatikan protokol kesehatan.

    Ia mencontohkan pemisahan pintu masuk dan keluar, fasilitas cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh dengan thermal gun. Kemudian penggunaan APD masker dan sarung tangan, serta pengaturan jarak.

    Jumlah Pasien Sembuh Dari Covid-19 di Gresik Terus Bertambah

    Ia berharap perusahaan di Jatim berkomitmen bersama-sama memerangi penyebaran Covid-19. Karena berdampak bagi perekonomian.



    Editor : Arif Fajar Setiadi

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.