Pemkab Malang Digerojok Gula Pasir 1.168 Ton Hasil Sitaan

Kabupaten Malang digerojok gula pasir sitaan dari distributor oleh Kemendag.

Pemkab Malang Digerojok Gula Pasir 1.168 Ton Hasil Sitaan Gula pasir sitaan Kemendag dari distributor nakal di Malang. (detik.com)

    Madiunpos.com, MALANG — Menjelang Lebaran, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggerojok Kabupaten Malang, Jawa Timur dengan gula pasir sebanyak hampir 1.168 ton. Gula sebanyak itu didistribusikan ke sejumlah pasar untuk dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET).

    Kebutuhan  gula di Kabupaten Malang berkisar 3.000 ton per bulan. Saat ini stok gula yang tersedia sekitar 1.000 ton yang merupakan stok lama. Beruntung, kekurangan stok gula itu direspons Kemendag dengan penggelontoran seribuan ton gula pasir tersebut.

    Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Agung Purwanto, menyebut 1.168 ton gula yang disebar ke sejumlah pasar di Kabupaten Malang berasal dari sitaan Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) dari distributor nakal.

    Bupati Madiun Imbau Masyarakat di Zona Merah untuk Salat Id di Rumah

    “Kemendag sudah merespons untuk memenuhi kebutuhan gula di Kabupaten Malang. Dengan menjual gula hasil sitaan Dirjen PKTN dari distributor nakal kepada konsumen sesuai HET sebesar Rp 12.500/kg,” ungkap Agung kepada wartawan, Jumat (22/5/2020), seperti dilansir detik.com.

    Ribuan ton gula yang disita dari PT Pasifik Arta Persada oleh Dirjen PKTN itu disebar ke 34 pasar tradisional di Kabupaten Malang untuk dijual kepada para pedagang sembako dengan harga Rp 11.700/kg.

    “Dan pedagang harus menjual kembali gula langsung kepada konsumen seharga Rp 12.500/kg, sesuai HET gula saat ini,” beber Agung.

    Bupati Ponorogo Imbau Masyarakat Salat Idul Fitri di Rumah Saja

    Operasi pasar untuk menekan harga gula di pasaran digelar mulai hari ini. Karena harga jual gula pada beberapa pasar di wilayah Kabupaten Malang masih di atas HET.

    Seperti yang terjadi di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, pedagang terpaksa menjual gula mulai dari Rp16.000 sampai Rp18.000/kg. Karena pedagang mendapat gula dari distributor seharga Rp15.000/kg.



    Editor : Kaled Hasby Ashshidiqy

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.