Penutupan Tempat Karaoke dan Diskotek di Madiun Diperpanjang
Pemerintah Kota Madiun memperpanjang penutupan tempat hiburan malam (THM) sampai tanggal 12 Juli 2020.
Madiunpos.com, MADIUN -- Pemerintah Kota Madiun memperpanjang penutupan tempat hiburan malam (THM) sampai tanggal 12 Juli 2020. Namun, di lain sisi pemkot memperbolehkan layanan restoran di tempat hiburan boleh dibuka.
Perpanjangan masa penutupan tempat hiburan malam seperti diskotek dan tempat karaoke ini tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Madiun tertanggal 2 Juni 2020 tentang Perpanjangan Peningkatan Kewaspadaan Covid-19 nomor 443.32/1551/401023/2020.
“Untuk THM penutupannya diperpanjang lagi sampai sampai 12 Juli 2020, karena saat ini belum memungkinkan untuk dibuka kembali,” jelas Wali Kota Madiun, Maidi, Kamis (4/6/2020).
Kasihan, Begini Kisah Bayi di Madiun yang Menderita Hidrosefalus dan Butuh Bantuan
Maidi menyampaikan tempat hiburan malam tidak jadi dibuka pada awal Juni ini karena melihat kondisi yang belum memungkinkan. Menurutnya, THM menjadi tempat yang berisiko untuk menularkan virus corona. Terlebih saat pengunjunjung tempat hiburan ramai dan tidak memungkinkan dilakukan protokol kesehatan Covid-19.
Tetapi, pemerintah mengklaim tidak menutup mata terhadap keberlangsungan usaha bidang hiburan. Untuk itu, tempat hiburan boleh membuka layan restoran atau tempat makan. Supaya perekonomian di tempat usaha ini tetap berjalan meski dalam masa pandemi.
“Hanya restorannya saja yang boleh buka. Untuk tempat hura-huranya tidak boleh buka,” jelasnya.
Update Covid-19 Ponorogo! Seorang Karyawati Swalayan Luwes Terkonfirmasi Positif Corona
Meski diperbolehkan untuk membuka layanan tempat makan, tegas Maidi, pelaku usaha wajib mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, ketika tempat hiburan nantinya akan buka juga harus menyesuaikan dengan kondisi terkini. Seperti mengurangi ketersediaan ruangan karaoke dan membatasi pengunjung.
Editor : Abdul Jalil
Baca Juga
- Jos! Pemkot Beri Beasiswa Kuliah S1 Bagi Puluhan Narapidana Lapas Madiun
- Pembangunan Replika Monas di Alun-alun Madiun Dikritik, Ini Tanggapan Wali Kota
- Pendaftar Membeludak, Pemkot Madiun Pilih 160 Pemuda untuk Pelatihan Berbasis Kompetensi
- Tragis! Guru SMPN di Madiun Hukum Siswa Lari di Lapangan hingga Kakinya Melepuh
- Delegasi dari Bangladesh & Kenya di Madiun Sepekan untuk Belajar soal Kesehatan
- Tata Kawasan Kota, Pemkot Madiun Relokasi Puluhan PKL ke Lapak UMKM Rimba Dharma
- Bentuk Perhatian kepada Warga Lansia, Wali Kota Madiun Bagikan Kursi Roda
0 Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.