Keren! Siswa SMK di Madiun Bikin Mobil Listrik Khusus UMKM

Sekelompok pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Model PGRI I Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, membuat inovasi mobil listrik yang ramah lingkungan.

Keren! Siswa SMK di Madiun Bikin Mobil Listrik Khusus UMKM Penampakan mobil listrik UMKM karya siswa SMK Model PGRI I Mejayan, Kabupaten Madiun, Jumat (3/7/2020). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

    Madiunpos.com, MADIUN — Sekelompok pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Model PGRI I Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, membuat inovasi mobil listrik yang ramah lingkungan. Mobil listrik tersebut bukan untuk kendaraan penumpang, tetapi didesain khusus sebagai kendaraan berjualan atau untuk kegiatan usaha.

    Kendaraan sederhana yang diberi nama Mobil Listrik UMKM itu dirancang dan dibuat oleh enam siswa dan didampingi oleh sejumlah guru SMK Model PGRI I Mejayan.

    Kepala SMK Model PGRI I Mejayan, Sampun Hadam, mengatakan mobil listrik ini tercipta atas keprihatinannya atas banyaknya gelombang pekerja yang diberhentikan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) selama masa pandemi Covid-19. Atas keprihatinan itu, kemudian muncul ide untuk membuat kendaraan sederhana yang bisa digunakan untuk berjualan.

    Ditetapkan Zona Hijau Persebaran Covid-19, Ponorogo Justru Ketambahan Tiga Pasien Positif

    Pada awalnya, ide itu tidak semulus yang dibayangkan. Kala itu, para siswa beserta guru merancang kendaraan kayuh seperti kereta cinta. Tetapi, gagasan itu segera diubah karena untuk mengayuh tentu snagat berat dan butuh tenaga ekstra.

    “Saat itu ide awalnya mau bikin model yang seperti kereta cinta dengan tenaga kayuh. Tetapi, setelah dipikir-pikir tidak efektif dan justru memberatkan. Akhirnya diputusakan untuk menggunakan tenaga listrik,” kata dia saat ditemui di sekolah, Jumat (3/7/2020).

    Pemkot Madiun Sediakan Rapid Test Gratis Bagi Calon Peserta UTBK

    Sampun menuturkan setelah didesain dan ditemukan model yang tepat. Akhirnya proyek pembuatan mobil listrik UMKM itu pun langsung dikerjakan. Para siswa kelas XI dan XII SMK tersebut didampingi para guru pun dengan gigih mengerjakannya.

    Mobil listrik UMKM ini dirancang dan dibuat pada saat masa pandemi Covid-19 atau bulan Mei 2020. Tim hanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk mengerjakannya.

    Dengan serba terbatas karena kondisi pandemi, para siswa yang terlibat dalam pembuatan mobil ini pun dengan tekun datang ke sekolah. Mereka masing-masing melaksanakan tugas sesuai dengan spesifikasi keilmuan. Ada tim yang khusus membuat desain mobilnya, penggeraknya, dan desain bodi kendaraan.

    “Mobil listrik UMKM ini memang didesain sederhana, karena memang khusus untuk kegiatan usaha. Berat kendaraan ini tidak lebih dari 100 kg,” ujarnya.

    Mobil listrik UMKM ini sengaja didesain dengan bahan aluminium dan kaca akrilik. Dengan bahan akrilik ini memudahkan untuk mendisplay dagangan di dalam kendaraan. Sedangkan pembeli tetap bisa melihat barang dagangan yang dijual.

    Ada Polisi, Wanita Penjual Sabu di Sumenep Ngumpet di Dapur

    Kecepatan mobil listrik ini hanya sekitar 40 km/jam. Sedangkan untuk satu kali pengisian daya hingga penuh dibutuhkan waktu sekitar tiga jam. Dengan daya penuh itu, mobil listrik ini mampu menempuh jarak sekitar 90 km.

    “Mobil listrik ini memang dirancang bukan untuk kendaraan di jalan raya. Tetapi lebih khusus untuk pelaku UMKM, sebagai tempat berjualan,” kata Sampun.

    Tidak hanya itu, mobil listrik ini juga telah melalui uji beban. Kendaraan sederhana ini bisa menahan beban untuk enam orang dewasa.

    6 Dokter di Sampang Positif Covid-19, Salah Satunya Meninggal

    “Ini di bagian batrenya, kami sediakan tiga tempat. Jadi, kalau saat di jalan, dayanya habis di satu aki. Bisa memakai aki yang lain,” ujarnya.

    Mobil listrik UMKM ini tidak hanya bisa digunakan untuk berjualan makanan maupun sembako. Tetapi juga bisa digunakan untuk pelaku usaha servis elektronik, jasa las, dan lainnya.

    “Jadi, kami tidak hanya mempunyai satu desain saja. Tetapi memiliki beberapa desain, tergantung mobil ini untuk usaha apa,” jelas Sampun.

    Saat berkunjung ke sekolah ini, awak Madiunpos.com diperlihatkan cara kerja mobil listrik tersebut. Pengemudi mobil ini hanya perlu menginjak gas dan mengendalikan kemudinya. Sedangkan barang dagangan yang dijual ditata di dalam mobil yang didesain seperti etalase warung. Sehingga pembeli bisa melihat apa saja yang dijual melalui mobil ini.



    Editor : Abdul Jalil

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.