Pria Banyuwangi yang Nikahi Bocah 12 Tahun Jadi Tersangka

Aparat Polresta Banyuwangi menetapkan pria yang menikahi bocah 12 tahun sebagai tersangka dan menahannya.

Pria Banyuwangi yang Nikahi Bocah 12 Tahun Jadi Tersangka NW ditangkap aparat Polresta Banyuwangi setelah menikahi bocah berusia 12 tahun. (beritajatim.com)

    Madiunpos.com, BANYUWANGI — Pria yang menikahi seorang bocah berusia 12 tahun akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Banyuwangi. Pria berinisial NW itu kini ditahan di Mapolresta.

    NW yang sudah beristri tiga sebelum menikahi si bocah berinisial SW itu dijerat dengan dugaan melakukan eksploitasi anak di bawah umur.

    “Kami sudah tindak lanjuti dan pemeriksaan saksi-saksi. Kita juga sudah menetapkan tersangka,” ujar Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, AKP M Solikin Fery, sebagaimana dilansir suara.com, Rabu (15/7/2020).

    Anak 12 Tahun Dinikah Pria 40 tahun di Banyuwangi, Warga Lapor Polisi

    NW dijerat dengan dakwaan Pasal 81 atau Pasal 82 UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

    Sebelumnya, NW menikahi SW di Kecamatan Siliragung, Banyuwangi. Pernikahan ini tidak biasa dan tak lazim dilakukan karena terpaut usia kedua mempelai sangatlah jauh. Apalagi, perempuan yang dinikahi itu masih terbilang bocah yakni berumur 12 tahun.

    Sang pria berusia 40-an tahun. Pernikahan ini menjurus pada eksploitasi anak di bawah umur.

    Polresta Banyuwangi Periksa 4 Saksi Terkait Kasus Bocah 12 Tahun Dinikahi Pria Beristri 3

    Kejadian ini terungkap setelah kedua orang tua kandung si gadis mendatangi kediaman Ketua RT di Kecamatan Siliragung. Saat itu, mereka bercerita anaknya telah menikah dengan seorang pria.

    Alasan pernikahan itu diduga lantaran adanya kebutuhan ekonomi yang mendesak. Bahkan, pernikahan itu telah berlangsung selama 4 pekan.



    Editor : Kaled Hasby Ashshidiqy

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.