Rosalia Indah Group Serius Garap Pasar MICE di Madiun

Rosalia Indah (Rosin) Group akan serius menggarap sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun.

Rosalia Indah Group Serius Garap Pasar MICE di Madiun Restoran Sederhana milik Rosalia Indah Group yang beralamat di Jl. Jenderal Sudirman No. 10, Caruban, Kabupaten Madiun, Jumat (3/7/2020). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)
    Madiunpos.com, MADIUN — Rosalia Indah (Rosin) Group akan serius menggarap sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun. Selama ini pasar di wilayah Madiun ini belum tergarap dengan maksimal.

    Di wilayah Caruban, Rosin Group memiliki Restoran Sederhana yang menyajikan masakan Padang. Di restoran yang ada di Jl. Jenderal Sudirman No. 10, Caruban itu memiliki meeting room.

    Public Relation Rosin Group, Ferry Erdiansyah, mengatakan selama ini pasar Caruban ini cukup menjanjikan. Khususnya di bidang meeting room. Hal ini karena Caruban yang merupakan daerah pusat pemerintahan Kabupaten Madiun itu banyak terdapat instansi pemerintah.

    Pandemi Covid-19, Puluhan Pemandu Lagu dan Karyawan Diskotek di Madiun Nganggur

    Sedangkan di wilayah Caruban, kata Ferry, belum banyak hotel yang menyediakan fasilitas meeting room yang memadai.

    “Di sini kan banyak instansi pemerintahan. Mereka biasanya membutuhkan tempat yang luas untuk melakukan rapat atau pertemuan. Kami memiliki meeting room yang berkapasitas sampai 200 orang,” kata dia saat ditemui Madiunpos.com di Restoran Sederhana Caruban, Jumat (3/7/2020).

    Ferry menyampaikan sejak adanya pandemi Covid-19, pendapatan di restoran ini menurun drastis hingga 30%. Namun, target pendapatan restoran bisa ditopang dengan adanya pendapatan di sektor persewaan meeting room.

    Pemkab Madiun Terjunkan Inspektorat untuk Selidiki Beras BPNT Berkutu

    Dia menuturkan sebenarnya sejak akses Jalan Tol Madiun dibuka itu sangat berpengaruh pada penghasilan restoran. Karena banyak kendaraan yang lebih memilih untuk lewat jalan Tol dibandingkan jalan arteri. Apalagi ditambah dengan adanya pandemi Covid-19. Omzet resto pun semakin menurun.

    Sementara itu, Ferry menuturkan untuk sektor bisnis ekspedisi Rosin di wilayah Madiun juga mengalami penurunan omzet sekitar 30%. Tetapi, sejak ada penerapan new normal, saat ini mulai merangkak naik.

    “Untuk bisnis ekspedisi Rosin kini sudah mulai merangkak naik. Pasar ekspedisi di wilayah Madiun juga cukup menjanjikan,” ujar dia.



    Editor : Abdul Jalil

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.