Kelamaan Di Rumah Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Berlama-lama di rumah bisa menggangu kesehatan mental.

Kelamaan Di Rumah Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Ini Cara Mudah Mengatasinya Iustrasi--Orang bisa frustrasi karena kelamaan di rumah. (freepik)

    Madiunpos.com, MADIUN — Pandemi virus corona (Covid-19) memaksa kita untuk tinggal di rumah selama lebih dari dua pekan. Kita diimbau untuk mengisolasi diri di rumah untuk memutus penyebaran Covid-19.

    Meski ada pepatah yang menyebut rumahku surgaku, tapi nyatanya tidak semua orang bisa berlama-lama di rumah. Bagi yang terbiasa menghabiskan sebagian besar waktunya di luar, berada di rumah seharian selama berhari-hari bisa jadi sebuah siksaan.

    Pembatasan sosial dengan terus berada di rumah memang dapat membuat bosan dan frustasi. Gejala Anda terserang frustrasi antara lain banyak murung, kurang bersemangat, cemas, kurang tidur, dan rindu ke luar rumah bertemu orang lain.

    Warga Madiun Harus Disiplin Terapkan Physical Distancing Karena Ini

    Dengan kondisi demikian bukan kesehatan fisik yang bisa terganggu akibat kurang gerak, kesehatan mental juga bermasalah. Lantas bagaimana cara mengatasinya?

    Mengutip Panduan Penanganan Cepat Medis dan Kesehatan Masyarakat yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, ada beberapa langkah mudah yang bisa Anda lakukan:

    1. Tetap melakukan aktivitas fisik dan melihat beberapa ide olahraga di rumah (yoga, senam untuk sendiri, dan sebagainya).

      Yoga. (freepik)
    2. Lakukan hal yang anda nikmati. Seperti membaca, masak, melakukan hobi di dalam rumah, mendengarkan radio atau menonton TV.
    3. Makan makanan sehat, seimbang, minum air cukup, olahraga teratur, dan menghindari rokok.

      Makan makanan sehat. (freepik)
    4. Buka jendela rumah untuk udara segar, dan usahakan dapat sinar matahari cukup, atau pergi ke taman rumah.
    5. Berkomunikasi dengan keluarga melalui telepon atau platform media sosial.
    6. Anda juga bisa berjalan keluar rumah jika bisa mempertahankan jarak 1-2 meter dari yang lain.

      Jalan-jalan di taman dengan tetap menjaga jarak. (freepik)

    Apa yang bisa anda lakukan untuk tetap terhubung dengan teman dan keluarga?

    Cari dukungan dari teman, keluarga, dan jaringan sosial lainnya. Usahakan untuk tetap kontak dengan orang di sekitar Anda melalui telepon dan platform media sosial.

    Beritahu mereka anda ingin tetap terhubung secara rutin, untuk membantu anda
    menyampaikan apa yang anda rasakan. Ingatlah, bahwa tidak ada masalah untuk berbagi pikiran dengan mereka. Dan melakukan hal ini bisa memberikan dukungan bagi mereka juga.

    Semoga membantu  dan selamat mencoba.



    Editor : Kaled Hasby Ashshidiqy

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.