Kota Madiun, Kota Yang Punya Banyak Julukan

Kota Madiun memiliki sejumlah julukan selain Kota Pecel dan Kota Pendekar.

Kota Madiun, Kota Yang Punya Banyak Julukan Tugu Pendekar di Kota Madiun. (madiuntoday.id)

    Madiunpos.com, MADIUN — Kota Madiun merupakan salah satu wiayah di Jawa Timur yang hanya memiliki 3 kecamatan dan 27 kelurahan.

    Dengan luas 33,92 km², kota ini terletak 160 km sebelah barat Surabaya dan 111 km sebelah timur Kota Solo, Jawa Tengah, itu memilki banyak julukan.

    Lantas, apa yang terbesit dalam benak Anda ketika mendengar Kota Madiun? Ya, nasi pecel atau pencak silat. Sehingga julukan Kota Pecel dan Kota Pendekar melekat dengan kota ini.

    Tapak Tilas di Alas Ketonggo Ngawi, Sara Wijayanto Sampaikan Pesan Ini…

    Namun nyatanya julukan Kota Madiu tak hanya Kota Pecel dan Kota Pendekar lho..

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar julukan untuk Kota Madiun.

    1. Kota Gadis.

    Julukan yang satu ini sangatlah legendaris, khususnya bagi masyarakat kota Madiun.

    Mungkin Anda berpikir bahwa “gadis” yang dimaksud adalah kota Madiun memiliki banyak gadis ketimbang penduduk pria. Namun jangan salah, kata “gadis” sendiri merupakan singkatan perdagangan, pendidikan, dan perindustrian.

    Atas Nama Cinta, Menikah di Pos Kampung Tangguh Covid-19 pun Dijalani

    Di bidang pendidikan, dikutip dari madiunkota.go.id, Madiun memiliki lebih dari 200 instansi pendidikan. Salah satunya adalah Akademi Perkeretaapian Indonesia yang merupakan satu-satunya kampus perkeretaapian di Indonesia.

    Di bidang industri, Kota Madiun memiliki beberapa perusahaan berskala besar seperti Pabrik Rokok Sampoerna, Gudang Garam, PT. Industri Kereta Api (INKA), dan juga Pabrik Gula Rejo Agung yang ada sejak 1894.

    Selain itu, terdapat banyak UMKM yang bergerak di berbagai bidang, salah satunya oleh-oleh khas Madiun. Yakni kerupuk puli, madumongso, dan sambel pecel.

    Antisipasi Penularan Covid-19, Ojol Bakal Dipasangi Partisi

    Sedangkan dalam bidang perdagangan, merupakan sektor yang berjalan dari bidang industri dan sektor pendukung lainnya.

    2. Kota Pendekar

    Tahun 2017, Kota Madiun menambah julukan sebagai Kota Pendekar.

    Julukan tersebut bukan mengartikan bahwa warga di sana pendekar, melainkan banyak perguruan tinggi yang terdapat di kota tersebut. Seperti pencak silat, karate, yangmoodo, muaythai, dan lain-lain.

    Viral Video Crane Terjungkal Saat Angkat Potongan Pohon di Malang

    Ada sedikitnya 12 perguruan pencat silat di Kota Madiun. Di antaranya Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW), dan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti.

    Selain itu ada pula Persaudaraan Setia Hati Tuhu Tekad (PSHTT), Ki Ageng Pandan Alas, IKS Pro Patria, Persaudaraan Pangastuti Tundung, Tapak Suci Putra Muhammadiyah. Kemudian ada Persinas ASAD, Merpati Putih, Pagar Nusa, dan Cempaka Putih.

    Beberapa perguruan pencak silat tersebut memiliki murid atau pengikut yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan ke mancanegara.

    Sosok Jelita di Alas Ketonggo Ngawi Bikin Terpesona

    3. Kota Pecel

    Selain dikenal dengan sebutan Kota Pendekar, Kota Madiun lebih terkenal sebagai kota Pecel.

    Cita rasa masakan pecel yang khas, membuat pecel Madiun berbeda dengan pecel lain dan selalu dikenang oleh wisatawan yang pernah merasakannya.

    Di Kota Madiun, pecel biasa disantap setiap saat, tak hanya saat sarapan namun dimakan saat malam hari masih cocok.

    Mau Kuliah Tapi Ga Punya Duit, Ini Cara Dapat Beasiswa dari Pemerintah

    Dari sekian banyak warung atau pedagang yang menjual pecel, ada satu tempat makan nasi pecel yang sangat terkenal. Namanya Depot Nasi Pecel 99.

    Warung nasi pecel ini digandrungi artis hingga presiden. Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pun sudah dua kali datang, pada tahun 2009 dan 2014, untuk menikmati lezatnya nasi pecel olahan Karyono-Herimurti ini.

    Sedangkan artis Ibu Kota yang pernah datang antara lain Coki Sitohang saat melancong ke Kota Madiun.

    Unik, Physical Distancing di Traffic Light di Tuban Mirip Start MotoGP

    Anda dapat mengunjungi depot makanan tersebut di Jl. Cokroaminoto No.99, Kejuron, Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur. Depot buka setiap hari mulai 07.00 – 20.00 WIB.

    4. Kota Karismatik

    Brand Kota Madiun Karismatik mengemuka. Pemerintah Kota Madiun pada awal 2018 lalu telah meluncurkan sebuah logo city branding baru.

    Sebuah goresan mirip mata berwarna oranye, kuning, merah, hijau dan tulisan berbunyi Kota Karismatik Madiun.

    Dikutip dari madiunkota.go.id, julukan ini dinilai cocok mewakili Kota Pecel. Karismatik ibarat wibawa. Tanpa harus digembar-gemborkan, rasa hormat langsung tersirat begitu orang melihat.

    Harapannya, aura karismatik ini terus melekat pada Kota Madiun. Kota Madiun Karismatik ini dinilai juga mewakili kultur masyarakatnya yang lembut, namun berarti serta kuat tapi tegas.

    Hasil Tes Swab Keluar, Wawali Kota Surabaya Negatif Covid-19

    Selain empat julukan yang paling terkenal di atas, ada beberapa julukan lain yang yang ada di Kota Madiun. Seperti Kota Brem yang dikarenakan makanan brem merupakan makanan khas Madiun yang telah dikenal masyarakat luas.

    Kota Sastra, Kota Sastra juga menjadi julukan Kota Madiun karena para pelajar di sini sangat pintar berprestasi di bidang sastra.

    Kota Sepur (Kota Kereta Api), hal ini dibuktikan dulu Madiun merupakan arus lalu lintas kereta api yang ramai.

    Kota Pelajar, karena banyak pelajar dari luar kota yang belajar di Kota Madiun sehingga menimbulkan kota Madiun kepadatan pelajar.

     



    Editor : Kaled Hasby Ashshidiqy

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.